SEKILAS TENTANG SENI TEKU
(peristiwa kami ada)
Pembentukan
Seni Teku bukan dititikberatkan pada kemampuan teknis
anggota-anggotanya, namun lebih pada ikatan emosional yang menjalin
anggota-anggotanya. Dengan ikatan emosional seperti ini, berbagai
bentuk komunikasi dalam komunitas – seperti sharing
tentang kegelisahan kreatif atau penyampaian ide kretif – akan lebih
mudah terbentuk. Ikatan emosional juga akan mempermudah pembentukan
rasa kekeluargaan di dalam komunitas.
Dalam
proses berteater, Seni Teku menerapkan konsep "menyikapi ruang", yang
di dalamnya terkandung makna membaca ruang, mengenali karakter ruang,
mengisi ruang, termasuk menciptakan raung. Dan dalam ruang terdapat
berbagai elemen, di antaranya waktu, suasana, emosi, dan sebagainya.
Ruang yang dimaksud di sini adalah ruang untuk berproses menciptakan
peristiwa teater, yang akan terejawantah menjadi ruang latihan, ruang
observasi, ruang pementasan. Konsep seperti ini akhirnya menciptakan
suatu kondisi yang kompromis terhadap proses penciptaaan peristiwa
teater.
Seni
Teku dibentuk oleh Pranorca Reindra dan Ibed Surgana Yuga pada 1 Maret
2005 di Yogyakarta, yang kemudian menghasilkan produksi pertama: Nama-nama yang Anonim (sebuah monoplay),
yang dipentaskan di Negara - Bali, 1 April 2005, atas undangan Panitia
Lomba Monolog se-Bali (Bali Eksperimental Teater dan Dewan Kesenian
Jakarta).
Beberapa
anggota baru, yaitu Marya Yulitasari, Joe DN, Lintang Radittya,
Miftakul Efendi, dan Intan Kumalasari, mulai masuk ketika produksi
kedua: Dongeng (yang Tak Pernah Diceritakan) Rare Angon dan Lubangkuri [sebuah prolog].
Produksi kedua ini dipentaskan dalam perjalanan pentas keliling lima
kota Jawa Timur dan Bali: Jombang, Malang, Negara, Singaraja, dan
Denpasar, sepanjang Februari 2006.
Sejak
dimulainya proses produksi kedua, Seni Teku mencoba memfokuskan diri
pada teks folklor, terutama dongeng, yang dimulai dengan teks dongeng Rare Angon dari Bali. Dalam jangka panjang, teks dongeng ini akan terus dieksplor untuk produksi-produksi selanjutnya.
MEMBERS :
Ibed Surgana Yuga ( Artistic Director )
Pranorca Reindra (Actor)
Marya Yulita Sari (Actrees )
Joe DN ( Actrees )
Andhika ( Actor )
Lintang Radittya ( Audio/Noise )
Miftakul Efendi ( Visual/Artistic )
Agus Salim Bureg ( Lightingman )
Ade Puraindra ( Manager )